Beranda > wacana > Mencari Pahlawan Negeriku

Mencari Pahlawan Negeriku

Pahlawan, siapakah pahlawan itu? apakah pahlawan adalah manusia super?apakah pahlawan yang akan menyelamatkan dan membantu manusia dari penderitaan dengan kekuatan ajaibnya?sekali lagi bukan, sesungguhnya pahlawan bukanlah manusia suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan kekuatan magisnya secepat kilat kemudian setelah semuanya kelar kemudian akan kembali ke langit. Pahlawan adalah manusia biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar dalam kesunyian yang panjang sampai nafas tak lagi menemani mereka. Pahlawan tidak harus dicatat dalam buku tebal sejarah atau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Mereka bukan malaikat, Mereka juga melakukan kesalahan dan dosa. Mereka hanya manusia biasa yang berusaha memaksimalkan seluruh kemampuannya untuk memberikan manfaat yang terbaik bagi orang-orang di sekitarnya, Mereka merakit kerja-kerja kecil menjadi sebuah gunung.

Sekarang bangsa kita sedang dilanda krisis hebat yang menerpa seluruh sisi kehidupan, bangsa kita memerlukan orang-orang yang memiliki rasa optimisme dan harapan yang tinggi untuk melakukan kerja-kerja besar, bukan orang-orang yang tampak besar tapi hanya melakukan konstribusi kecil bagi bangsa ini kemudian menulisnya dalam autobiografinya, sejatinya Para Pahlawan tersebut bukan untuk dikagumi tapi untuk diteladani, semangat kepahlawanan tersebut seharusnya menyadarkan kita untuk mencoba dengan tulus memahami semangat tersebut, kemudian secara diam-diam merakit kerja-kerja kecil menjadi sebuah gunung karya, inilah yang seharusnya kita lakukan.

image

Dalam buku mencari pahlawan Indonesia oleh anis matta seorang pahlawan harus mempunyai beberapa sifat kepahlawanan diantaranya : seorang pahlawan harus mempunyai sifat yang pertama, naluri kepahlawanan, ini adalah sifat dasar kepahlawanan yang harus dimiliki oleh seorang pahlawan, karena sejarah mencatat pekerjaan-pekerjaan yang besar hanya dapat diselesaikan oleh seorang yang mempunyai jiwa kepahlawanan. yang kedua, keberanian, naluri kepahlawanan berkaitan erat dengan keberanian, seorang pahlawan sejati merupakan seorang pemberani sejati, seorang pahlawan harus mempunyai keberanian setara atau lebih dengan tantangan yang dihadapinya. Yang ketiga, Kesabaran, tidak ada keberanian yang sempurna tanpa kesabaran, kesabaran adalah penentu lama tidaknya sebuah keberanian bertahan dalam diri seorang pahlawan. Yang keempat adalah Pengorbanan, nilai sosial dari kita diukur dari apa yang kita berikan kepada masyarakat atau seberapa manfaatnya diri kita bagi orang lain, maka Rasulullah SAW bersabda:”Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain”. Yang kelima, kompetisi, kompetisi adalah semangat yang melekat dalam diri para pahlawan, karena ini merupakan cara terbaik untuk mengeksploitasi potensi-potensi mereka, kompetisi juga merupakan cara terbaik untuk membedakan “peringkat” para pahlwan sejati di mata Allah SWT.

Selanjutnya, Filosofi, tidak ada pahlawan sejati yang tidak mempunyai struktur filosofi yang solid dan kuat, filosofi adalah sebuah ruang kecil dalam kepribadian kita dimana seluruh tindakan diarahkan dan dikontrol. Selanjutnya, Optimisme, para pahlawan mukmin sejati memandang misinya sebagai sesuatu yang sakral dimana mereka menemukan perasaan terhormat karena lahir untuk memperjuangkan misi itu. Selanjutnya, pekerjaan besar dan pekerjaan kecil, para pahlawan mukmin sejati adalah cara mereka mengapresiasi karya-karya mereka, mereka tidak pernah memandang karya-karya besar mereka secara berlebihan, tetapi mereka juga tidak memandang remeh pekerjaan kecil yang telah mereka lakukan, selanjutnya, Vitalitas, para pahlawan mukmin sejati selalu unggul dalam kekuatan spiritual dan semangat hidup, itulah yang membuat mereka selalu penuh harapan disaat virus keputusasaan mematikan semangat hidup orang lain. Selanjutnya, menilai diri sendiri, seni yang paling rumit dari sekian banyak keterampilan jiwa yang harus dimiliki oleh seorang pahlawan adalah menilai diri sendiri, seni ini dimulai dari pengamatan yang mendalam tentang peta diri sendiri. Sifat selanjutnya yaitu keunikan, kesempurnaan, musibah, kekalahan, sensitifitas, siasat, cinta dll.

image

Menurut penulis buku ini, Anis Matta, jangan kita menanti kedatangan atau menggoda pahlawan untuk hadir kesini, jangan sekali-kali menunggu kedatangannya seperti orang-orang lugu yang tertindas, mereka tidak akan pernah datang, mereka sudah ada disini, mereka lahir dan besar di negeri kita tercinta ini, mereka adalah kita semua, bangsa Indonesia, bukan orang lain, mereka hanya belum memulai, mereka hanya perlu berjanji untuk merebut takdir kepahlawanan mereka , dan dunia akan menjadi saksi kebangkitan kita yang akan bangkit dan kembali mencetak sejarah.

Hasil ringkasan dari buku “Mencari Pahlawan Indonesia” oleh Anis Matta

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Pengunjung Yang Bijak Adalah Yang Meninggalkan Jejak. Monggo Dikomeng Y(^_^)Y

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: