Beranda > inspirasi, religi > USWATUN HASANAH: KISAH NABI MUSA DAN SI AHLI IBADAH

USWATUN HASANAH: KISAH NABI MUSA DAN SI AHLI IBADAH

imagesigius,

Pada suatu hari Nabi Musa sedang berjalan-jalan melihat keadaan ummatnya. Nabi Musa melihat seseorang sedang beribadah. Umur orang itu lebih dari 500 tahun. Orang itu adalah seseorang yang ahli ibadah. Nabi Musa kemudian menyapa dan mendekatinya.

Setelah berbicara sejenak ahli ibadah itu bertanya pada Nabi Musa,” Wahai Musa aku telah beribadah kepada ALLAH SWT selama 350 tahun tanpa melakukan perbuatan dosa. Di manakah ALLAH SWT akan meletakkanku di surga-Nya? Tolong sampaikan pertanyaanku ini kepada ALLAH SWT”. Nabi Musa mengabulkan permintaan orang tersebut.

Kemudian Nabi Musa bermunajat memohon kepada ALLAH SWT agar ALLAH SWT memberitahukan kepadanya di mana ummatnya ini akan di tempatkan di akhirat kelak. Lalu ALLAH SWT berfirman, “wahai Musa sampaikanlah kepadanya bahwa Aku akan meletakkannya di dasar neraka-Ku yang paling dalam”.

Mendengar ucapan itu Nabi Musa terperanjat kaget kemudian Nabi Musa mengabarkan kepada orang tersebut apa yang telah Allah firmanlan kepadanya. Mendengar ucapan Nabi Musa itu ahli ibadah tersebut terkejut dan terheran kenapa Allah akan meletakkannya kelak di dasar neraka? Dan dengan persaan sedih ahli ibdah tersebut pergi dari hadapan Nabi Musa dengan perasaan sedih  dan kecewa.

Malam harinya ahli ibadah itu terus berfikir mengenai keadaan dirinya. Ia juga mulai berfikir bagaimana dengan keadaaan saudara-saudaranya, temannya, dan orang llain yang beribadah sebanyak dirinya, dimana lagi tempat mereka kelak di akhirat.

Keesokan harinya ia menjumpai Nabi Musa kembali. Ia kemudian berkata kepada Nabi Musa, “Wahai Musa, aku rela ALLAH SWT  memasukkanku kedalam api neraka-Nya, akan tetapi akau meminta satu permohonan. Aku mohon agar setelah tubuhku ini dimasukkan kedalam neraka maka jadikanlah tubuhku ini sebesar-besarnya sehingga seluruh pintu neraka tertutup oleh tubuhku jadi tidak akan ada seorang  pun akan masuk kedalamnya.”

Kemudian Nabi Musa menyampaikan permohonan ahli ibadah tersebut kepada ALLAH SWT. Setelah mendengar apa yang telah Nabi Musa sampaikan ALLAH SWT. Kemudian ALLAH SWT berfirman, “Wahai musa sampaikanlah kepada ummatmu itu bahwa sekarang Aku akan menempatkannya di Surga-Ku yang paling tinggi.”

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Pengunjung Yang Bijak Adalah Yang Meninggalkan Jejak. Monggo Dikomeng Y(^_^)Y

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: