Arsip

Posts Tagged ‘smp’

Unsur-unsur intrinsik teks drama

13 November 2012 3 komentar

 

Drama merupakan suatu karya sastra yang menggambarkan sebuah kehidupan yang disampaikan melalui dialog para pelakon atau pemain drama. Adapun unsure-unsur instrinsiknya sebagai berikut.

1.Tema

Tema merupakan gagasan utama yang mendasari naskah drama. Tema dalam drama biasanya berhubungan dengan  nilai-nilai yang terkandung dalam  cerita drama.

2.Plot/alur

Plot disebut juga kerangka cerita merupakan jalinan peristiwa atau kejadain   dalam cerita drama dari awal hingga akhir yang merupakan jalinan konflik antara dua kubu yang bertentangan (kebaikan dan kejahatan). Plot dalam drama terdiri atas beberapa tahap, yaitu:

  1. Eksposisi (tahap perkenalan).
  2. Konflik (masalah mulai muncul)
  3. Komplikasi (konflik yang semakin berkembang dan semakin banyak)
  4. Krisis atau klimaks (konflik yang telah memuncak)
  5. Resolusi (mulai ada penyelesaian konflik)
  6. Keputusan (semua konflik berakhir)

3. Latar

Latar memengaruhi jalan cerita, dan juga watak tokoh.Latar dibagi menjadi tiga yaitu:

  1. Latar tempat (tempat peristiwa berlangsung)
  2. Latar waktu (waktu kejadian berlangsung)
  3. Suasana (keadaan atau suasana ketika suatu peristiwa berlangsung)

4. Penokohan atau perwatakan

Penokohan atau perwatakan adalah orangyang berperan dalam suatu drama dan dapat dibedakan sebagai berikut.

  1. Protagonist (tokoh sebagai pembawa ide pokok yang merupakan pusat cerita dan bersifat baik)
  2. Antagonis (tokoh yang menentang ide pokok dan bersifat jahat)
  3. Tritagonis (tokoh yang berperan sebagai pendamai antara tokoh protagonist dengan tokoh antagonis)

5. Pembabakan

Pembabakan merupakan episode drama yang menyajikan bagian lakon cerita dalam satu waktu/ kejadian dengan setting yang sama.

6. Dialog

Dialog merupakan percakapan dalam drama. Dialog yang baik yaitu dialog yang tepat dengan karakter yang diperankannya

7. Amanat

Amanat merupakan kesimpulan atau pesan yang disampaikan pengarang melalui media drama yang harus dicari oleh para pendengar, pembaca, dan penonton.Unsur-unsur intrinsik teks drama

Iklan

PENULISAN HURUF BESAR/ KAPITAL

18 Oktober 2012 Tinggalkan komentar
  1. Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama atau akata awal kalimat.

Contoh:                – Aku tersadar dari lamunanku.

– Paman mencangkul di sawah.

2.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan- ungkapan yang berhubungan dengan hal-hal keagamaan, kitab suci, nam tuhan, termasuk kata gantinya.

Contoh:                                – Allah SWT

-Agama Islam

3.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.

Contoh:                                -“Aku bermimpi tadi malam” kata Andi.

-“Tutup pintunya !” perintah  Andi

4.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan dan keturunan yang diikuti nama orang.

Contoh:                                -Pangeran Antasari

-Raden Ajeng Kartini

5.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang.

Contoh:                                -Presiden Soekarno

-Walikota  Jokowi

6.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama orang.

Contoh:                                -Robin Van Persie

-Imam Nahrowi

7.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama bangsa, suku, dan bahasa.

Contoh:                                -bangsa Belanda

-suku Dayak

8.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama hari, nama bulan, tahun, hari besar, dan peristiwa sejarah.

Contoh:                                -hari Senin

-Idul Fitri

– Perang Padri

9.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi.

Contoh:                                -Gunung Bromo

-Selat Jawa

-Amerika Utara

10.  Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama badan resmi, lembaga pemerintahan, ketatanegaraan, dan nama dokumen resmi.

Contoh:                                -Departemen Kesehatan

-Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

11.  Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama semua nama buku, majalah, surat kabar, judul karangan, kecuali partikel seperti: di,ke,dari,untuk,dan yang mana tidak teletak di awal kalimat.

Contoh:                                -Blok Bojonegoro

-Habis  Gelap Terbitlah Terang

12.  Huruf besar/ capital yang dipakai dalam singkatan nama, gelar dan sapaan.

Contoh:                                -Dr (Doktor)

-Sdr. (Saudara)

seperti apa ya???…………

3 Desember 2011 Tinggalkan komentar

al-ummah

hidup memang tidak mengenal siaran tunda apalagi siaran ulang. semua akan melangkah, berjalan dan berlari entah kita siap atau tidak. berbicara hidup kita tidak bisa melepaskan apa yang namanya usia atau umur
umur adalah kumpulan detik-detik, deretan menit-menit, bentangan jam demi jam yang berjalan linier dengan hari demi hari dan aakhirnya bermuara menjadi bulan dan tahun. dan itu semua adalah hakikat waktu. tapi berapa banyak dari kita yang menyadari hal itu.
kita lahir sebagai bayi, selang beberapa bulan menjadi baby yang lucu. merajut tahun menjadi balita yang menggemaskan. dan akhirnya kita menjadi anak yang sedikit banyak tahu hawa dunia. ketika kecil mungkin kita sempat berpikir, enak ya menjadi remaja?
dan masa itupun terlampui. namun benarkah enak seperti yang kita bayangkan dulu. tentu ini semua bergantung pada pengalaman kita masing-masing. Dan pada masa ini kita juga berpikir, enak ya menjadi orang lebih tua?
Dan masa itupun sekarang kita lampui. namun apakah enak seperti yang kita pikirkan?.inilah yang menghantu pikiranku. ketika SD berpikir enak ya menjadi SMP, dan ketika SMP berpikir enak ya menjadi anak SMA dan ketika SMA berpikir enak ya menjadi mahasiswa. Dan ketika mahasiwa berpikir enak ya menjadi orang sudah bekerja mapan dan berpenghasilan. ini yang mengusik pikiranku menginjak seperempat abad aku menghirup udara dunia.

 

sumber : catatan facebook kang heri setiawan or http://setia1heri.wordpress.com

%d blogger menyukai ini: