Arsip

Posts Tagged ‘pensil’

nasihat untuk sang PENSIL

20 Oktober 2012 Tinggalkan komentar

sumber : googling

Terkisahkan seorang lelaki tua yang pekerjaannya membuat pensil, setiap hari dia bekerja untuk membuat pensil, yang kemudian untuk di jual ke pasar. Pembuat pensil yang terkenal keramahannya ini sangatlah rajin bekerja, setiap dia selesai membuat satu batang pensil maka dia akan menaruh pensil tersebut disampingnya sebelum ia memasukkannya kedalam kotak.

sumber : googling

Kemudian ia mengambil pensil tersebut dan berbicaralah ia kepada pensil tersebut:

โ€œada lima hal yang perlu kamu ketahui sebelum aku memasukkanmu kedalam kotak dan menjualmu ke pasarโ€ ujar lelaki tua pembuat pensil tersebut kepada pensil hasil ciptannya

โ€œpertama, kau dapat melakukan banyak hal yang besar asal kau bersedia dalam genggaman tangan seseorang.

Kedua, kau akan merasakan betapa pedihnya rautan dari waktu ke waktu, namun kau membutuhkan itu agar menjadi sebatang pensil yang baik.

Ketiga, kau harus bisa mengoreksi semua kesalahan dari apa yang engkau goreskan.

Empat, yang terpenting darimu adalah bagian dalam tubuhmu.

Lima, pada permukaan apa saja kau digoreskan, kau harus dapat meniggalkan coretan (kesan).โ€ Jelas sang pembuat pensil

Kemudian lelaki tua tersebut memasukkan pensil tersebut kedalam kotak dan membawanya ke pasar untuk dijualnya (mengirim ke dunia)

Dalam kotak pensil tersebut selalu mengingat dan berusaha mentaati semua nasihat si pembuat pensil.

 

sumber : googling

 

 

Iklan

Pensil

3 November 2011 1 komentar

Pembuat pensil menaruh pensil di sampingnya sebelum ia memasukkannya ke dalam kotak. “ada lima hal yang perlu kau ketahui sebelum aku mengirimmu ke dunia,” kata pembuat pensil kepada pensil tersebut.

“Pertama, kau dapat melakukan banyak hal yang besar asal kau bersedia berada dalam genggaman orang.
“Kedua, kau akan merasakan pedihnya rautan dari waktu ke waktu, tapi kau membutuhkan itu agar menjadi pensil yang lebih baik.

“Ketiga, kau harus bisa mengoreksi kesalahan yang kau goreskan.

“Empat, yang terpenting darimu adalah bagian dalam tubuhmu.

“Lima, pada permukaan apa saja kau digoreskan, kau harus dapat meninggalkan coretan ( kesan ),”jelas si pembuat pensil.

Pensil memahami semua nasihat itu dan berjanji akan selalu mengingatnya.

sumber: hikmah dari seberang,unknown author,pustaka zawiyah
http://www.google.com

%d blogger menyukai ini: