Arsip

Posts Tagged ‘bahasa indonesia’

CONTOH NASKAH PIDATO Tema Kejujuran di Segala Bidang

9 Maret 2013 23 komentar

NASKAH PIDATO

Tema Kejujuran di Segala Bidang

Assalamualaikum wr.wb.

Yang saya hormati, Bapak Kepala MAM 1 Sumberrejo

Yang saya hormati, Bapak/Ibu Guru MAM 1 Sumberrejo beserta Staff Tata Usaha

Serta teman-teman yang saya banggakan

 

Marilah kita bersama sama memanjatkan rasa puji syukur kita ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunia-Nya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat di hari yang cerah ini.

Dan tidak lupa kita aturkan salam kepada Rosulullah SAW beserta sahabat dan keluarganya yang telah menjadi teladan yang terbaik untuk umat islam.

Terima kasih saya ucapkan kepada teman-teman yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk hadir dalam pertemuan ini.

Teman-teman yang berbahagia, Berbicara mengenai kejujuran. Apakah kejujuran itu? Kejujuran merupakan tanda bukti yang menentukan kadar keimanan dalam diri seseorang. Kejujuran pula yang menjadi nilai dari harga diri kita. Seseorang akan menghargai dan menghormati kita ketika kita melakukan sebuah kejujuran, dan sebaliknya seseorang akan merendahkan bahkan menghina kita ketika kita mencoreng nilai-nilai kejujuran.

Teman-teman yang berbahagia, orang yang mengaku-ngaku dirinya mukmin ialah orang yang pasti memiliki perilaku jujur. Jikalau tidak jujur, berarti keimanannya perlu disangsikan. Orang semacam itu adalah orang yang rasa keimananya sedang dihinggapi sebuah penyakit yang dinamakan munafik.

Teman-teman yang berbahagia, sebagaimana kita ketahui bahwa orang munfik itu adalh orang yang bermuka dua, yang berbicara ya diluar namun didalam berbicara tidak. Teringat sebuah kisah atu lebih tepatnya hadist yang diriwayatkan oleh Imam Malik dalam kitabnya Al-Muwaththa, yang menceritakan seorang sahabat yang tengah mengajukan berbagai pertanyaan kepada Rosulullah SAW. “apakah mungkin orang mukmin itu pelit?”tanya sahabat, kemudian Rosul menjawab ”mungkin saja”, kemudian ia bertanya lagi “apakah mungkin orang mukmin itu pengecut?” dan rosul menjawab “mungkin saja”. Dan yang terkhir sahabat tersebut bertanya “apakah mungkin seorang mukmin itu berbohong?”dan dengan tegas Rosul menjawab “tidak”.

Teman-teaman yang berbahagia, pelajaran apa yang bisa kita bersama petik dari hadist tersebut?. Sangatlah jelas bahwa hadist tersebut secara langsung ataupun tidak langsung telah mengajarkan kita untuk tidak berbohong dalam semua bidang. Maksudnya di semua lini kehidupan kita haruslah ditanamkan benih-benih kejujuran. Mulai dari hal kecil seperti saat kita lagi makan di kantin sekolah, kita harus jujur, kita ambil ini-itu dan membayar sesuai dengan harga yang telah ditentukan jangan berbohong. Jika kita tidak jujur dalam hal yang sepele seperti demikian dapat dipastikan kita ketika kita memegang sebuah kekuasaan yang menyilaukan mata, kita akan menggunakan kekuasaan tersebut dengan semau kita, dan itulah yang terjadi dengan negara kita ini yang tak habis-habisnya masalah korupsi yang diakibatkan oleh ketidak jujuran oknum-oknum tertentu dalam mengendalikan kekuasaanya.

Teman-teman yang berbahagia, kejujuran merupakan pangkal semua dari perbuatan baik seseorang. Tidak ada perbuatan dan ucapan baik kecuali kejujuran. Oleh karena itu Allah SWT memerintahkan kepada semua orang mukmin untuk berkata jujur. Dalam QS Al Ahzab: 70 Allah SWT berfirman yang artinya “hai orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan jujur dan benar”

Teman- teman yang berbahagia kejujuran merupakan tiang agama, sendi akhlak, dan poko rasa kemanusiaan manusia.tanpa kejujuran, agama akan roboh, akhlak tidak akan pernah sempurna,dan seorang manusiatidak akan menjadi manusia sempurna tanpa kejujuran. Disinilah pentingnya sebuah nilai kejujuran di berbagai bidang kehidupan.

Teman- teman yang berbahagia, sebagai penutup, Rosulullah SAW telah bersabda:”tetap berpegang eratlah dalam kejujuran. Walau kamu seakan-akan melihat kehancurandalam berpegang teguh pada kejujuran, tapi yakinlah bahwa di dalam kejujuran itu terdapat keselamatan” (HR Abu Dunya)

Sekian pidato dari saya, jika ada perkataan yang menyinggung hati teman-teman saya minta maaf.

Akhiru kalam fasta bikhul khairat………………

Wasalamualaikum wr.wb.

 

 

 

 

 

Iklan

Unsur-unsur intrinsik teks drama

13 November 2012 3 komentar

 

Drama merupakan suatu karya sastra yang menggambarkan sebuah kehidupan yang disampaikan melalui dialog para pelakon atau pemain drama. Adapun unsure-unsur instrinsiknya sebagai berikut.

1.Tema

Tema merupakan gagasan utama yang mendasari naskah drama. Tema dalam drama biasanya berhubungan dengan  nilai-nilai yang terkandung dalam  cerita drama.

2.Plot/alur

Plot disebut juga kerangka cerita merupakan jalinan peristiwa atau kejadain   dalam cerita drama dari awal hingga akhir yang merupakan jalinan konflik antara dua kubu yang bertentangan (kebaikan dan kejahatan). Plot dalam drama terdiri atas beberapa tahap, yaitu:

  1. Eksposisi (tahap perkenalan).
  2. Konflik (masalah mulai muncul)
  3. Komplikasi (konflik yang semakin berkembang dan semakin banyak)
  4. Krisis atau klimaks (konflik yang telah memuncak)
  5. Resolusi (mulai ada penyelesaian konflik)
  6. Keputusan (semua konflik berakhir)

3. Latar

Latar memengaruhi jalan cerita, dan juga watak tokoh.Latar dibagi menjadi tiga yaitu:

  1. Latar tempat (tempat peristiwa berlangsung)
  2. Latar waktu (waktu kejadian berlangsung)
  3. Suasana (keadaan atau suasana ketika suatu peristiwa berlangsung)

4. Penokohan atau perwatakan

Penokohan atau perwatakan adalah orangyang berperan dalam suatu drama dan dapat dibedakan sebagai berikut.

  1. Protagonist (tokoh sebagai pembawa ide pokok yang merupakan pusat cerita dan bersifat baik)
  2. Antagonis (tokoh yang menentang ide pokok dan bersifat jahat)
  3. Tritagonis (tokoh yang berperan sebagai pendamai antara tokoh protagonist dengan tokoh antagonis)

5. Pembabakan

Pembabakan merupakan episode drama yang menyajikan bagian lakon cerita dalam satu waktu/ kejadian dengan setting yang sama.

6. Dialog

Dialog merupakan percakapan dalam drama. Dialog yang baik yaitu dialog yang tepat dengan karakter yang diperankannya

7. Amanat

Amanat merupakan kesimpulan atau pesan yang disampaikan pengarang melalui media drama yang harus dicari oleh para pendengar, pembaca, dan penonton.Unsur-unsur intrinsik teks drama

PENULISAN HURUF BESAR/ KAPITAL

18 Oktober 2012 Tinggalkan komentar
  1. Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama atau akata awal kalimat.

Contoh:                – Aku tersadar dari lamunanku.

– Paman mencangkul di sawah.

2.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan- ungkapan yang berhubungan dengan hal-hal keagamaan, kitab suci, nam tuhan, termasuk kata gantinya.

Contoh:                                – Allah SWT

-Agama Islam

3.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.

Contoh:                                -“Aku bermimpi tadi malam” kata Andi.

-“Tutup pintunya !” perintah  Andi

4.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan dan keturunan yang diikuti nama orang.

Contoh:                                -Pangeran Antasari

-Raden Ajeng Kartini

5.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang.

Contoh:                                -Presiden Soekarno

-Walikota  Jokowi

6.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama orang.

Contoh:                                -Robin Van Persie

-Imam Nahrowi

7.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama bangsa, suku, dan bahasa.

Contoh:                                -bangsa Belanda

-suku Dayak

8.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama hari, nama bulan, tahun, hari besar, dan peristiwa sejarah.

Contoh:                                -hari Senin

-Idul Fitri

– Perang Padri

9.    Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi.

Contoh:                                -Gunung Bromo

-Selat Jawa

-Amerika Utara

10.  Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama nama badan resmi, lembaga pemerintahan, ketatanegaraan, dan nama dokumen resmi.

Contoh:                                -Departemen Kesehatan

-Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

11.  Huruf besar/ capital yang dipakai sebagai huruf pertama semua nama buku, majalah, surat kabar, judul karangan, kecuali partikel seperti: di,ke,dari,untuk,dan yang mana tidak teletak di awal kalimat.

Contoh:                                -Blok Bojonegoro

-Habis  Gelap Terbitlah Terang

12.  Huruf besar/ capital yang dipakai dalam singkatan nama, gelar dan sapaan.

Contoh:                                -Dr (Doktor)

-Sdr. (Saudara)

%d blogger menyukai ini: