Turing Pendek : Muter-Muter Kuto Tuban

pagi itu, Kamis (02/01/2014) kami (ane dan adek ane) bersiap untuk menjelajahi kota Tuban. jauh jauh hari ane sudah berencana untuk melakukan touring pendek mengelilingi kota Tuban jauh hari sebelumnya. Nah bertepatan musim liburan habis UAS pertama sekaligus untuk menuntaskan rasa penassaran ane terhadap kota kelahiran, ane dan adek ane sebenarnya memilih tanggal 1 januari namun si emak nglarang, ya uda deh manut dengan omongan si emak. akhirnya  baru hari esoknya Kamis ane berangkat.

keluar kecamatan soko
keluar kecamatan soko

kami mulai berkendara diatas motor bebek supra 125R menelusuri jalanan desa yang terlihat sudah berlubang  juga area persawahan yang rusak parah akibat dari banjir. kami memilih rute yaitu melewati Kec. Rengel- Kec.Plumpang-Kec.Semanding-Kota Tuban

kurang lebih sekitar 45 perjalanan kami sampai di Kota Tuban, dan berhenti di salah satu SPBU karena si Bebek minta minum. kemudian perjalanan berlanjut menuju Masjid Agung Tuban.

Foto ke(169)
Masjid Agung

Subhanallah. baru seumur ini ane bisa melihat langsung megahnya Masjid Agung Tuban yang menurut ane wow banget. dulu ane hanya bisa melihat dari sampul buku PAI waktu SMP namun alhamdulillah salah satu impian saya telah terwujud yaitu bisa melaksanakan sholat dan berfoto di Masjid Agung Tuban ini. setelah melakukan sholat dhuha dan berfoto ria di area Masjid. perjalanan kami pun dilanjutkan menuju Terminal Tuban, yang katanya sih terkenal indah soalnya berdiri di pinggir laut.

Foto ke(173)
Terminal Tuban

oh ya nawak di terminal Tuban ini juga ada semacam wisata gitu entah namanya apa ane lupa xixixixixi 🙂 🙂 🙂 seinget ane ada jalan yang dibuat dekat dengan laut sehingga kita bisa melihat indahnya. dan jalan ini berada di luar areal terminal. banyak pasangan remaja yang terlihat duduk santai dengan menikmati pemandangan laut. setelah dirasa cukup perjalanan kami pun berlanjut.

Foto ke(186)

Nah ini dia nawak salah satu tempat wisata yang juga terkenal di Kota Tuban yaitu Pantai Boom. ini kali ke dua ane maen ke pantai boom lagi seinget ane pertama kali ane maen kesini yaitu pas masih Tk yang waktu iyu ada rekreasi. yah terbilang sangat lama lah. dan ini merupakan salah satu tempat wisata yang unik bagi ane karena harga tiket lebih murah dibandingkan biaya parkir. coba bayangkan nawak harga tiket per orang yaitu Rp.1.500 sedangkan biaya parkir per motor sebesar Rp.3000(bisa buat beli tiket 2 orang hehehehe 🙂 🙂 ) di wisata ini lumayan nyawan karena adanya semacam bangunan seperti pos ronda yang dimanfaatkan para pengunjung untuk duduk santai  sambil menikmati pemandangan laut pantura ini. terlihat juga banyak para pemancing yang memasang kail pancingnya disini. hampir kurang lebih kami nongkrong disini suara deburan ombak dan terpaan angin semilir membuat kami enggan beranjak dari tempat itu.

Foto ke(188)
Lun Alun Kota Tuban

jam hape nukiyem menunjukan pukul 13.11, kami harus beranjak dari tempat itu untuk absen sholat Dzuhur dulu di Masjid Agung Tuban, namun ada baiknya jika kami mengisi perut kami yang mulai memberontak. untuk mengganjal perut akhirnya kami membeli cilok (pentol) didepan pintu masuk. mencari tempat nyaman makan cilok kami merapat ke alun-alun kota Tuban sambil berteduh dibawah rindangnya pohon beringin alun-alun kota.

Foto ke(189)
Goa Akbarr cuy!

setelah nyontreng absen sholat dzuhur di Masjid Agung Tuban, kami berinisiatif untuk mampir ke Goa Akbar terlebih dahulu sebelum meluncur pulang. tidak lumayan jauh jarak antara Masjid Agung dengan wisata alam Goa Akbar kira-kira 3-4 km lah. tiket masuk Goa Akbar terbilang sangat terjangkau cuman dengan uang Rp.4.000 kita bisa bertamasya mengelilingi Goa Akbar. emang bener kalau orang nyebut kota Tuban sebagai kota seribu goa mungkin goa akbar ini salah satunya. di dalam Goa akbar terdapat sumber air asli loh nawak! bisa diminum sih tapi kami hanya membasuh muka saja kagak berani nyoba minum.oh iya kalo ingin masuk ke goa akabar ane himbau pakai masker atau penutup hidung karena ada salah satu tempat di Goa Akbar yang terdapat sarang kelelawar  yang bau kotorannya bikin mual perut.

Foto ke(183)

ini merupakan kali pertama kami melakukan touring pendek biasanya setiap touring kami selalu di barengi sama kang Heri Setiawan  seperti touring kami tahun lalu di bendungan gerak dan air terjun nglirip. namun di touring kali ini ane melupakan untuk sowan ke  tempat peristirahatan eyang bonang. mungkin itu akan menjadi agenda di touring selanjutnya. jadi nantikan ceritanya saja nawak!!!

baca juga nawak :

3 tanggapan untuk “Turing Pendek : Muter-Muter Kuto Tuban

Pengunjung Yang Bijak Adalah Yang Meninggalkan Jejak. Monggo Dikomeng Y(^_^)Y

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s