Akhirnya Bisa Rilis Juga :Cerita Ane Pas KKL I @Bromo

KKL I GEOGRAFI UM 2013 OFF G
KKL I GEOGRAFI UM 2013 OFF G

Mumpung lagi ada waktu luang ples kosong nih nawak gara gara dosen lagi ada keperluan mendadak dan juga mumpung masih ada sedikit  ingatan di memori otak ane  tentang KKL I yang sudah lewat sebulan lalu.  Yupz nawak, di coretan kali ini ane ingin bagi bagi duit pengalaman ane waktu KKL I kemaren. Pasti bagi nawak yang pernah makan bangku kuliah tahu apa itu KKL? Bener sekali KKL itu merupakan kuliah kerja lapangan, semacam praktik di lapangan gitu, kalo di SMA  ato SMP biasanya disebut Study Tour.

persiapan berangkat KKL I
persiapan berangkat KKL I

Di KKL I ini tujuannya hanya tahap pengenalan saja jadi lebih banyak nuansa rekreasinya ketimbang kuliahnya,  dan itu yang membuat kami senang hehehehehe…….. 🙂 🙂 :), banyak sekali tujuan tempat tempat yang kudu di kunjungi di KKL I kali ini,  semua tempat yang di kunjungi  mempunyai banyak kaitan dengan geografi  dan kita tahu geografi itu identik dengan alam jadi tempat yang kita kunjungi pun  memiliki pemandangan yang mantap jaya hahahaha 😀 😀 😀 .

goa tetes
goa tetes
hati hati nawak jalan terjal
hati hati nawak jalan terjal
subhanallah
subhanallah

Tempat yang pertama ane kunjungi yaitu Goa Tetes yang terletak di desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo jarak tempuh dari kota Lumajang 55 Km ke sebelah Selatan. Mungkin Nawak pernah denger ato malah udah pernah kesana? Pokoknya dijamin mantap deh nawak, gua  ini terletak di sebuah lembah so kalau kita ingin melihat keindahan panorama goa tetes ini kita harus turun lembah ± 1 Km yang wow banget terjalnya, maka dari itu ane dan manteman sangat hati-hati ketika menuruni anak anak tangga yang terbuat dari tanah yang dicangkul membentuk anak tangga . Namun semua itu akan terbayar lunas ketika suara gemericiknya air mulai terdengar, air yang jernih mengalir menutupi goa tetes tersebut.dan juga tebing tebing yang berwarna hijau dan kuning karena mengandung FE (besi) akan memanjakan mata kita. Namun ane enggak berani turun lebih dekat lagi soalnya takut terpleset karena tanah di situ licin sekali jadi ane cuman bisa nonton manteman yang lagi maen air.

jembatan Gladak Perak Yang Dibangun Pada Masa Kolonial belanada
jembatan Gladak Perak Yang Dibangun Pada Masa Kolonial belanada
Jembatan Gladak Perak Yang Baru
Jembatan Gladak Perak Yang Baru
Peyanggan Jembatan Gladak Perak
Peyangga Jembatan Gladak Perak

Setelah menikmati indahnya Goa Tetes perjalanan pun dilanjutkan menuju Gladak Perak. Gladak Perak merupakan nama sebuah jembatan yang menghubungkan Lumajang-Malang.  Ada yang unik nih nawak dari jembatan Gladak Perak ini, Kata dosen ane  kenapa dinamai Gladak Perak,yang pertama kata Gladak digunakan karena jembatan ini terbuat dari papan-papan kayu sehingga jika ada kendaran yang melewati  jembatan tersebut akan berbunyi “ Gladak………Gladak…….Gladak”  Terus kata Perak dipakai karena penyangga jembatan ini terbuat dari besi-besi yang berwarna perak (namun sekarang warnanya coklat soalnya sudah karatan hehehehe……. 🙂 🙂 ) dan juga jembatan ini dibangun pada masa kolonial belanda. oh iya nawak disamping jembatan Gladak Perak  dibangun jembatan baru yang tak kalah indah yang terbuat dari beton untuk menggantikan jembatan Gladak Perak yang sudah uzur (kewut=tua) namun nama jembatan baru tetap Gladak Perak juga.

observasi di pantai watu pecak
observasi di pantai watu pecak
manteman di pantai watu pecak
manteman di pantai watu pecak
numpank nampank, nawak hehehehe :)
numpank nampank, nawak hehehehe 🙂

Tempat yang ketiga juga masih di sekitaran Kab. Lumajang yaitu Pantai Watu Pecak yang terletak di desa Selok Awar-awar, kecamatan Pasirian, 18 Km arah selatan dari kota Lumajang. Sebelum melakukan pengamatan di watu pecak disitu kami makan siang dulu untuk men-charge energi, setelah energi fit kami kembali berjalankaki menelusuri  persawahan untuk menuju pantai watu pecak. Mungkin pantai ini merupakan ane bagi ane karena apa? Masak daerah pertanian deket pantai? Tapi itulah kenyataannya “Subhanallah” gelombang –gelombang di pantai watu pecak lumayan besar waktu itu jadi kami di himbau agar berhati-hati jika mendekati pantai. Pantai watu pecak mempunyai sesuatu yang unik yaitu pasirnya bewarna hitam. Dosen ane kate kalau pasir di pantai watu pecak ini banyak mengandung ferum (besi) sehingga disini banyak sekali terlihat karung-karung yang berisi pasir dan juga kendaraan yang mengangkut pasir. Keburu sore akhirnya perjalanan pun di lanjut menuju Ranu Klakah (Danau Klakah) (ye………\(m)/)

SUbhanallah
Subhanallah
nampank di ranu klakah
nampank di ranu klakah
so beautipul
so beautipul

 

Dalam perjalanan menuju Ranu Klakah kami rombonganberhenti sejenak di Masjib Besar Daarussalaam Kec. Tempeh Kab. Lumajang untuk absen sholat dhuhur sekaligus Ashar (Sholat Jama’) kemudian perjalanan di lanjutkan, namun waktu itu cuaca tak mendukung  gerimis mulai turun dan lama kelamaan mulai deras , karena penat di perjalanan ane tertidur, kurang lebih jam setengah enam petang kami sampai di Ranu Klakah yang masih berda di Kab. Lumajang. Sebagai tempat wisata, Ranu Klakah mempunyai sejuta keindahan seperti danau yang  jernih  yang dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk budidaya ikan mujair dan ikan nila,dan yang paling menakjubkan di temat wisata ini yaitu Ranu Klakah dengan background Gunung Lamongan. O iya kalo nawak mau nginep disini ada penginapanya atau kalau mau main di danau disini juga disediakan penyewaan gethek (perahu dari bambu) maupun speed boat. Karena sudah terlalu malam Perjalanan di lanjut ke Bromo.

Dalam perjalan menuju Bromo ane tidak bisa bercerita  banyak soalnya kondisi badan yang capek +pegel di perjalan ini ane tidur lagi, dan terbangun ketika sudah sampai tempat menginap di Balai Desa Ngadisari  Kec. Sukapura Kab. Probolinggo, sebelum merebah diri kita rombongan mengisi perut dengan soto ayam hangat yang disediakan oleh panitia komsumsi, baru setelah itu melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim yang taat yaitu Sholat Maghrib dan Sholat Isya’ dan baru kemudian tidur tak lupa pakai jaket +3 kemeja+1 Kaos+ Sarung Tangan tebel+ Penutup Kepala (Kupluk)+2 Kaos Kaki soalnya duiiinggggiiiiiiinnn pake bangeeeeeeeet berberbrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr!!!!!!!!!!!.

Nakam soto ayam dulu nawak
Nakam soto ayam dulu nawak
Penginapan ane
Penginapan ane
tidur...tidur nawak
tidur…tidur nawak
numpank nampank sebelum naik jeep
numpank nampank sebelum naik jeep
jeep yang ane tebengi
jeep yang ane tebengi

 

Dan jam satu pagi ane dan manteman sudah bangun guna mempersiapkan perbekalan mulai dari air minum dan lain sebagainya, kami semua berkumpul di kantor kepala desa untuk menunggu jeep yang akan kita tumpangi menuju Pananjakan yang merupakan tempat favorit bagi wisataman Bromo untuk menikmati indahnya sun rise. Setelah menunggu sampai pukul  3 pagi kemudian ane berankat dengan manteman menaiki jeep yang telah di sewa panitia (untuk ongkos penyewaan jeep ane kagak ngarti berapa? Coba tanya panitia saja hehehehe 🙂 🙂 :)) sesampai di sana kita berjalan kaki naik gunung guna sampai di pananjakan tuk melihat indahnya sun rise, setelah sampai kami pun duduk-duduk sembari menunggu sang Mentari muncul, tak lama kemudian cahaya ufuk fajar mulai terlihat dan selang beberapa menit kini sang mentari yang menampakan  dirinya “Subhanallah sungguh menakjubkan Ciptaan Mu Ya Allah”

hasil ngejepret ane
hasil ngejepret ane
mantap
mantap
akhi fajri
akhi fajri
nampank lagi
nampank lagi
Subhanallah
Subhanallah

 

 

Tak lupa kami mengabadikan moment demi moment ketika matahari terbit dengan kamera kami ada yang kamera ponsel, kamera digital (kamera ane yang minjem dari akhi Agus), maupun kamera SLR,  setelah di rasa cukup dan matahari sudah semakin panas akhirnya kami rombongan turun untuk naik jeep menuju Kaldera Bromo atau yang lebih terkenal Lautan Pasir Bromo. Oia nawak sekedar inpo Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Dan juga Bromo dianggap sebagai  gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak Gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.(sumber : wikipedia)

poto bromo dari pananjakan
poto bromo dari pananjakan
hasil jepretan ane
hasil jepretan ane

 

hasil jepretan ane
hasil jepretan ane
Picture15
duduk duduk nunggu sun rise

Namun sialnya ane kagak bisa naik ke uncak Bromo di karenakan ane kelupaan kagak pake masker dan juga waktu yang terbatas karena harus kembali ke Kantor Kepala Desa Ngadisari guna sarapana pagi dan melakukan wawancara tentang kondisi sosial masyarakat di Desa Ngadisari, kahirnya kami rombongan kembali ke Kantor Desa setelah Berfoto-foto narsis di sekitar Bromo.  Sebelum wawancara terkebih dahulu kita evaluasi bareng dosen baru setelah itu wawancara. Setelah wawancara selasae di lakukan  kita berkemas-kemas untuk persiapan pulang,  setelah Dzuhur kami rombongan bergegas pulang menuju Malang. (Bye-Bye Ngadisari We Will Miss U)

narsis sama manteman di gunung batok
narsis sama manteman di gunung batok
gambar gunung  batok
gambar gunung batok
Bromo
Bromo

Seperti perjalanan sebelumnya di perjalanan pulang pun ane tertidur soalnya mata ini gak kuat buat diajak melek, dan ketika bangun ane sudah sampai Singosari, Malang dan waktu itu sedang hujan so ketika sampai di Universitas tercinta Uiversitas Negeri Malang ane harus rela maen ujan-ujanan sambil jalan kaki menuju kontrakan ane di Sumbersari.

Bromo
Bromo

Waduh gak terasa ya nawak banyak bener cerita ane moga nawak-nawak kagak bosen membacanya, dan semoga pengalaman ane ini sedikit banyak memberi paedah buat nawak . amiiin

bonus pict :

hasil jepretan ane
hasil jepretan ane

baca juga nawak :

2 tanggapan untuk “Akhirnya Bisa Rilis Juga :Cerita Ane Pas KKL I @Bromo

Pengunjung Yang Bijak Adalah Yang Meninggalkan Jejak. Monggo Dikomeng Y(^_^)Y

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s